Logo Yonif Linud 502 Ujwala Yudha

Add Comment
Logo Yonif Linud 502 Ujwala Yudha
PROFIL SATUAN

YONIF LINUD 502/18/2 KOSTRAD

“UJWALA YUDHA”

Arti dan lambang, Tunggul Satuan Yonif Linud 502/18/2 Kostrad

“UJWALA YUDHA”
            “ UJWALA ” Melambangkan kobaran semangat yang berapi-api/keberanian setiap anggota Batalyon Infanteri Lintas Udara 502 Ujwala Yudha.
            “ YUDHA Melambangkan sifat kepahlawanan sebagai pejuang kemerdekaan yang gagah perwira.
             “ UJWALA  YUDHA “ artinya  adalah  semangat   kepahlawanan Heroik, berapi-api pejuang kemerdekaan tanah air yang gagah berani.
SEJARAH SATUAN
            Terbentuknya Batalyon Infanteri 531/Raider  yang sekarang menjadi Batalyon Infanteri Lintas Udara 502/Ujwala Yudha merupakan pemekaran dari satuan Kodam VIII/Brawijaya.Dan di perkasai oleh Pangdam VIII/Brawijaya.
Tepatnya  Tanggal  17  Mei  1962  di  lapangan Sukorejo Jember telah diadakan upacara peresmian, berdirinya Batalyon Raider ke 2 yang diberi nama Batalyon Infanteri 531/Raider yang sekarang menjadi Batalyon Infanteri Lintas Udara 502/Ujwala Yudha dan kota Jember sebagai pangkalannya. Adapun personel inti sebagian besar diambil dari Batalyon Infanteri 506 sebanyak 935 orang, kekurangannya diambil dari Batalyon Jajaran Kodam VIII/Brawijaya.Pada tanggal 30 September 1964 Batalyon Infanteri 531/Raider dipindahkan pangkalannya dari kota Jember ke kota Malang.Batalyon Infanteri 531/Raider terbentuk di kota Jember.Keadaan pada saat dibentuk.Danyon pertama Batalyon Infanteri 531/Raider  Mayor Inf Djoko Supaat NRP 10449.Batalyon Infanteri 531/Raider sebagian besar diambil dari Batalyon Infanteri 506 sebanyak 935 orang, kekurangannya diambil dari Batalyon Jajaran Kodam VIII/Brawijaya.Organisasi/Kesatuan menggunakan TOP ROI yang berlaku pada saat itu terdiri dari Koyon, 1 Kompi Markas, 3 Kompi Senapan dan 1 Kompi Bantuan.
Pada tanggal 19 Desember 1964 Batalyon menerima anugerah Tunggul Satuan “UJWALA YUDHA” yang berarti “UJWALA” melambangkan kobaran semangat yang berapi–api/keberanian setiap anggota Batalyon Infanteri   Lintas Udara 502 Ujwala Yudha sedangkan “YUDHA” melambangkan sifat kepahlawanan sebagai pejuang kemerdekaan yang gagah perwira maka  “UJWALA YUDHA“ artinya adalah semangat kepahlawanan Heroik, berapi-api pejuang kemerdekaan tanah air yang gagah berani.Pada  tanggal  22 April 1969 secara tertulis dan administratif Batalyon dipindahkandari Kodam VIII/Brawijaya ke Kostrad.
Pada  tanggal  31 Maret 1973 nama kesatuan diubah dari Yonif 531/Raider menjadi Yonif 502/Lintas Udara, selanjutnya sampai sekarang nama panggilan Batalyon menjadi Batalyon Infanteri Lintas Udara 502/Ujwala Yudha.Sesuai Skep Kasad Nomor Skep/302/VI/1987 tanggal 3 Juni 1987 telah menerima Tunggul baru untuk mengganti Tunggul lama dan pada tanggal 12 Oktober 1987 Tunggul lama ditarik ke Divisi Infanteri 2/Kostrad. 

dikutip dari : yoniflinud502.blogspot.com

Berikut Artikel/ logo yang mungkin ingin di lihat juga :

Daftar Isi Blog
Kumpulan Logo Vector
Kumpulan Logo Partai Politik
Kumpulan Logo Militer
Kumpulan Logo bank
Kumpulan Logo Provinsi
Kumpulan Logo Kabupaten
Kumpulan Logo Kota
Kumpulan Logo BUMN
Kumpulan Logo Asuransi
Kumpulan Logo Politeknik
Kumpulan Logo Universitas
Kumpulan Logo Visit daerah Indonesia
Kumpulan Logo Kementerian Indonesia
Kumpulan Logo Operator Seluler
Kumpulan Logo Batalyon Infanteri (Yonif)
Berita Pos Indonesia
Kumpulan Logo Kodam Indonesia
Gambar Kota Seluruh Indonesia
Catatan Pribadi Admin
Tentang Admin

Terima Kasih sudah berkunjung di Blog ini.
salam Blogger
Ardi
tuturial-sorong.blogspot.com
ardilamadi@gmail.com
Pin BB : 266e1bcb
Kaimana - Papua Barat

Berikut daftar logo atau artikel yang sesuai dengan Judul Postingan di Atas :

Logo Yonif 514 Sabbada Yudha

Add Comment
Logo Yonif 514 Sabbada Yudha
Batalyon Infanteri 514/Raider atau sebelumnya dikenal juga sebagai Batalyon Infanteri 514/Sabbada Yudha merupakan Batalyon Infanteri yang berada dibawah komando Brigif 9/Daraka Yudha,Kostrad. Pada tanggal 15 Desember 2005 Mako Yonif 514/ Raider Kostrad yang semula berada di Jl. Saliwiryo Pranowo, Bondowoso telah berpindah ke Ds. Curahpoh, Kec. Curahdami, Kab. Bondowoso dengan luas tanah 46, 488 Ha. Kesatrian Yonif 514/R yang sangat luas dan dilengkapi dengan sarana prasarana yang lengkap merupakan kebanggaan tersendiri bagi prajurit Yonif 514.
Pembentukan Batalyon Infanteri 514/Raider dimaksudkan agar seluruh Satuan jajaran Kostrad memiliki kemampuan yang seimbang, dalam artian semua satuan Brigif non Linud di Satuan Jajaran Kostrad memiliki kemampuan yang sama dengan Brigif lainnya yang telah memiliki Batalyon Raider sebagai Satuan Pemukul Strategis, yang mampu beroperasi pada berbagai situasi.

Sejarah

Proses kelahiran Batalyon Infanteri 514/ Raider diawali dengan dileburnya organisasi dalam tubuh Angkatan Darat Yon 9,6/Djoko Santoso dan Yon 12,7/Sunan Giri yang berasal dari Yon 4 Brigade IV Divisi I yang diresmikan pada tanggal 15 Desember 1948 di Sumber Pucung, Malang oleh Letkol Dr. Soeyono. Pada tanggal 27 Desember 1949, Yon 4 Brigade IV Divisi I berubah nama menjadi Yon 33 Brigade IV Divisi I, kemudian pada tanggal 1 Januari 1950 Batalyon ini berubah lagi namanya menjadi Yonif 514 dan masuk pada jajaran Brigif III Divisi I untuk memperkuat Satuan jajaran Brigif III yang berada di wilayah eks Karesidenan Besuki dan sekitarnya.
Dalam rangka penyempurnaan , pada tanggal 14 Desember 1951 Yonif 514 Brigade III Divisi I berganti nama menjadi Yon Mujahidin Brigade XIII/Dharmawangsa TC.17 menjadi Yonif 514 Menif 19/Ter Kodam VIII/ Brawijaya. Perkembangan selanjutnya pada tanggal 25 Nopember 1963 berubah lagi namanya menjadi Yonif 514/Sabaddha Yudha dan berada di bawah Brigade Infanteri 9 Kodam VIII/Brawijaya. Berdasarkan Surat Perintah Pangdam VIII/ Brawijaya Nomor: Sprin/ 522/ IV/ 1978 tanggal 10 April 1978, tentang peralihan status Yonif 514 yang semula berstatus di bawah Kodam VIII/Brawijaya selanjutnya beralih status menjadi di bawah Kostrad, tepatnya di jajaran Brigade Infanteri 9, Divisi Infanteri 2 Kostrad yang berada di Jawa Timur.
Didasari pertimbangan bahwa tuntutan dan tantangan tugas satuan jajaran Kostrad ke depan yang semakin kompleks, atas prakarsa Pangkostrad ,Jenderal TNI Djoko Santoso maka dibentuklah satuan Yonif 514 menjadi satuan Raider yang diawali dengan kegiatan latihan pembentukan Raider yang dibuka oleh Kasad Letjen TNI Erwin Sudjono, S.H. pada tanggal 27 Agustus 2007 di Bondowoso, Jawa Timur. Sehingga pada akhirnya, berdasarkan Keputusan Kasad Nomor: Kep/ 88/ VIII/ 2007 tanggal 23 April 2007 Yonif 514/ Sabaddha Yudha telah berubah nama menjadi Yonif 514/ Raider Kostrad : Cepat, Senyap, Tepat dan diresmikan oleh Kasad Jenderal TNI Sultan Agung tanggal 30 Agustus 2007 di Pantai Grajagan, Banyuwangi.

Tugas & Operasi

Berbagai penugasan yang sudah diberikan oleh Komando Atas kepada Batalyon 514/R dalam sejarah pengabdiannya telah dijawab dengan berbagai prestasi di medan penugasan sehingga mengharumkan nama Satuan ini. Penugasan dalam negeri meliputi : Perang gerilya di Pasuruan, Operasi Merdeka di Banyuwangi, Operasi Penumpasan RMS di Seram Barat, Maluku, Operasi Penumpasan DI/ TII Kahar Muzakar di Sulsel, Operasi PRRI Permesta di Tondano, Operasi Tugas Pancasila dalam rangka penumpasan G 30 S/ PKI di Surabaya, Operasi Jala Dara Dwikora PGRS Paraku di Bangun, Kalbar, Operasi Seroja di Timor-Timur, Operasi Rajawali I di Timor-Timur dan Irian Jaya, Pam SU MPR di Jakarta, Koordinator Pam Obvitnas PT. FIC Tembagapura, Timika, Irian Jaya (1967-sekarang), Pam Perbatasan NTT dan Operasi di Rah Rawan Aceh, Sedangkan penugasan Luar Negeri adalah menjadi kontingen Garuda VIII ke Timur Tengah, Tahun 1976 s/d 1977.

dikutip dari Wikipedia


Berikut Artikel/ logo yang mungkin ingin di lihat juga :

Daftar Isi Blog
Kumpulan Logo Vector
Kumpulan Logo Partai Politik
Kumpulan Logo Militer
Kumpulan Logo bank
Kumpulan Logo Provinsi
Kumpulan Logo Kabupaten
Kumpulan Logo Kota
Kumpulan Logo BUMN
Kumpulan Logo Asuransi
Kumpulan Logo Politeknik
Kumpulan Logo Universitas
Kumpulan Logo Visit daerah Indonesia
Kumpulan Logo Kementerian Indonesia
Kumpulan Logo Operator Seluler
Kumpulan Logo Batalyon Infanteri (Yonif)
Berita Pos Indonesia
Kumpulan Logo Kodam Indonesia
Gambar Kota Seluruh Indonesia
Catatan Pribadi Admin
Tentang Admin

Terima Kasih sudah berkunjung di Blog ini.
salam Blogger
Ardi
tuturial-sorong.blogspot.com
ardilamadi@gmail.com
Kaimana - Papua Barat

Berikut daftar logo atau artikel yang sesuai dengan Judul Postingan di Atas :

Logo Ikatan Bidan Indonesia IBI

Add Comment
Logo Ikatan Bidan Indonesia IBI

Sejarah Singkat Ikatan Bidan Indonesia
Dalam sejarah Bidan Indonesia menyebutkan bahwa tanggal 24 Juni 1951 dipandang sebagai hari jadi IBI. Pengukuhan hari lahirnya IBI tersebut didasarkan atas hasil konferensi bidan pertama yang diselenggarakan di Jakarta 24 Juni 1951, yang merupakan prakarsa bidan-bidan senior yang berdomisili di Jakarta.
Konferensi bidan pertama tersebut telah berhasil meletakkan landasan yang kuat serta arah yang benar bagi perjuangan bidan selanjutnya, yaitu mendirikan sebuah organisasi profesi bernama Ikatan Bidan Indonesia (IBI), berbentuk kesatuan, bersifat Nasional, berazaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Pada konferensi IBI tersebut juga dirumuskan tujuan IBI, yaitu:
a.Menggalang persatuan dan persaudaraan antar sesama bidan serta kaum wanita pada umumnya, dalam rangka memperkokoh persatuan bangsa.
b.Membina pengetahuan dan keterampilan anggota dalam profesi kebidanan, khususnya dalam pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta kesejahteraan keluarga.
c.Membantu pemerintah dalam pembangunan nasional, terutama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
d.Meningkatkan martabat dan kedudukan bidan dalam masyarakat.
Dengan landasan dan arah tersebut, dari tahun ke tahun IBI terus berkembang dengan hasil-hasil perjuangannya yang semakin nyata dan telah dapat dirasakan manfaatnya baik oleh masyarakat maupun pemerintah sendiri.
Adapun tokoh-tokoh yang tercatat sebagai pemrakarsa konferensi tersebut adalah: Ibu Selo Soemardjan, Ibu Fatimah, Ibu Sri Mulyani, Ibu Salikun, Ibu Sukaesih, Ibu Ipah dan Ibu S. Margua, yang selanjutnya memproklamirkan IBI sebagai satu-satunya organisasi resmi bagi para bidan Indonesia. Dan hasil-hasil terpenting dari konferensi pertama bidan seluruh Indonesia tahun 1951 tersebut adalah:
a.Sepakat membentuk organisasi Ikatan Bidan Indonesia, sebagai satu-satunya organisasi yang merupakan wadah persatuan & kesatuan Bidan Indonesia.
b.Pengurus Besar IBI berkedudukan di Jakarta.
c.Di daerah-daerah dibentuk cabang dan ranting. Dengan demikian organisasi/perkumpulan yang bersifat lokal yang ada sebelum konferensi ini semuanya membaurkan diri dan selanjutnya bidan-bidan yang berada di daerah-daerah menjadi anggota cabang-cabang dan ranting dari IBI.

Musyawarah menetapkan Pengurus Besar IBI dengan susunan sebagai berikut:

Ketua I: Ibu Fatimah Muin
Ketua II: Ibu Sukarno
Penulis I: Ibu Selo Soemardjan
Penulis II: Ibu Rupingatun
Bendahara: Ibu Salikun
Tiga tahun setelah konferensi, tepatnya pada tanggal 15 Oktober 1954, IBI diakui sah sebagai organisasi yang berbadan hukum dan tertera dalam Lembaga Negara nomor: J.A.5/927 (Departemen Dalam Negeri), dan pada tahun 1956 IBI diterima sebagai anggota ICM (International Confederation of Midwives). Hingga saat ini IBI tetap mempertahankan keanggotaan ini, dengan cara senantiasa berpartisipasi dalam kegiatan ICM yang dilaksanakan di berbagai negara baik pertemuan-pertemuan, lokakarya, pertemuan regional maupun kongres tingkat dunia dengan antara lain menyajikan pengalaman dan kegiatan IBI. IBI yang seluruh anggotanya terdiri dari wanita telah tergabung dengan Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) pada tahun 1951 hingga saat ini IBI tetap aktif mendukung program-program KOWANI bersama organisasi wanita lainnya dalam meningkatkan derajat kaum wanita Indonesia. Selain itu sesuai dengan Undang-Undang RI No.8 tahun 1985, tentang organisasi kemasyarakatan maka IBI dengan nomor 133 terdaftar sebagai salah satu Lembaga Sosial Masyarakat di Indonesia. Begitu juga dalam Komisi Nasional Kedudukan Wanita di Indonesia (KNKWI) atau National Commission on the Status of Women (NCSW). IBI merupakan salah satu anggota pendukungnya.
Pada kongres IBI yang kedelapan yang berlangsung di Bandung pada tahun 1982, terjadi perubahan nama Pengurus Besar IBI diganti menjadi Pengurus Pusat IBI, karena IBI telah memiliki 249 cabang yang tersebar di seluruh propinsi di Indonesia. Selain itu kongres juga mengukuhkan anggora pengurus Yayasan Buah Delima yang didirikan pada tanggal 27 Juli 1982. Yayasan ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota IBI, melalui pelaksanaan berbagai kegiatan.
Pada tahun 1985, untuk pertama kalinya IBI melangsungkan Kongres di luar pulau Jawa, yaitu di Kota Medan (Sumatera Utara) dan dalam kongres ini juga didahului dengan pertemuan ICM Regional Meeting Western Pacific yang dihadiri oleh anggota ICM dari Jepang, Australia, New Zealand, Philiphina, Malaysia, Brunei Darussalam dan Indonesia. Bulan September 2000 dilaksanakan ICM Asia Pacific Regional Meeting di Denpasar Bali. Pada tahun 1986 IBI secara organisatoris mendukung pelaksanaan pelayanan Keluarga Berencana oleh Bidan Praktek Swasta melalui BKKBN.
Gerak dan langkah Ikatan Bidan Indonesia di semua tingkatan dapat dikatakan semakin maju dan berkembang dengan baik. Sampai dengan tahun 1998 IBI telah memiliki 27 Pengurus Daerah, 318 Cabang IBI (di tingkat Kabupaten/Kodya) dan 1.243 Ranting IBI (di tingkat Kecamatan) dengan jumlah anggota sebanyak 66.547 orang. Jumlah anggota ini meningkat dengan pesat setelah dilaksanakannya kebijakan pemerintah tentang Crash Program Pendidikan Bidan dalam kurun waktu medio Pelita IV s/d medio Pelita VI 1989 s/d 1997.
dikutip dari : http://www.bidanindonesia.org

Berikut Artikel/ logo yang mungkin ingin di lihat juga :


Terima Kasih sudah berkunjung di Blog ini.
salam Blogger
Ardi
tuturial-sorong.blogspot.com
ardilamadi@gmail.com
Kaimana - Papua Barat

Berikut daftar logo atau artikel yang sesuai dengan Judul Postingan di Atas :

Logo Yonif Linud 501 Bajra Yudha

Add Comment
Logo Yonif Linud 501 Bajra Yudha
Batalyon Infanteri Lintas Udara 501/Bajra Yudha disingkat Yonif Linud 501/Bajra Yudha berawal dari pengelompokkan kembali Yonif 504/Men 16 dan Yonif 518/Men 17 yang kemudian membentuk satu batalyon raider bernama Yonif 530/Raiders pada 22 Januari 1961. Kemudian Yonif 530 dididik sekolah para dan berganti nama menjadi Yonif 530/Para. Nama Yonif 501 dipakai sejak 3 Maret 1973.
Yonif 501/BJ berlokasi di Madiun, Jawa Timur dan merupakan Batalyon pemukul, tidak hanya bagi Kostrad (sebagai induk Yonif 501 ini) namun juga bagi TNI-AD.

Operasi Lintas Udara merebut Dili

Pada tanggal 7 Desember 1975, 270 anggota Grup-1 Kopassus dan 285 anggota Yonif 501 dan anggota Markas Brigif-18 terlibat dalam sebuah operasi lintas udara merebut Dili, ibukota Timor-Timur. Dili dapat direbut melalui sebuah pertempuran dahsyat, 35 anggota Yonif 501 plus Mabrigif-18 gugur termasuk dua perwira yaitu Kapten Inf H Simanjutak (Pasi-1 Yonif 501) dan Kapten Ajat Sudrajat.
Batalyon ini pernah pula ditugaskan di Kamboja pada tahun 1990an.
Komandan Batalyon: Letnan Kolonel Inf Waston Purba, lulusan Akmil tahun 1991.

dikutip dari Wikipedia


Berikut Artikel/ logo yang mungkin ingin di lihat juga :

Daftar Isi Blog
Kumpulan Logo Vector
Kumpulan Logo Partai Politik
Kumpulan Logo Militer
Kumpulan Logo bank
Kumpulan Logo Provinsi
Kumpulan Logo Kabupaten
Kumpulan Logo Kota
Kumpulan Logo BUMN
Kumpulan Logo Asuransi
Kumpulan Logo Politeknik
Kumpulan Logo Universitas
Kumpulan Logo Visit daerah Indonesia
Kumpulan Logo Kementerian Indonesia
Kumpulan Logo Operator Seluler
Kumpulan Logo Batalyon Infanteri (Yonif)
Berita Pos Indonesia
Kumpulan Logo Kodam Indonesia
Gambar Kota Seluruh Indonesia
Catatan Pribadi Admin
Tentang Admin

Terima Kasih sudah berkunjung di Blog ini.
salam Blogger
Ardi
tuturial-sorong.blogspot.com
ardilamadi@gmail.com
Kaimana - Papua Barat

Berikut daftar logo atau artikel yang sesuai dengan Judul Postingan di Atas :

Logo Piala Dunia FIFA

Add Comment
Piala Dunia Sepak bola atau sering disingkat sebagai Piala Dunia saja (nama resmi: Piala Dunia FIFA) adalah kompetisi terpenting dalam dunia sepak bola internasional. Diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Football Association, pengatur cabang olahraga ini, turnamen babak final Piala Dunia adalah ajang olahraga yang paling banyak ditonton di dunia, bahkan melebihi Olimpiade.

Babak final turnamen (merujuk kepada bagian turnamen setelah kualifikasi) ini diselenggarakan empat tahun sekali namun kejuaraan ini mengambil masa dua tahun secara keseluruhan. Lebih dari 160 tim nasional bertarung dalam turnamen kualifikasi regional untuk meraih tempat dalam babak final. Babak finalnya kini melibatkan 32 tim (peningkatan dari 24 tim pada tahun 1998) yang berkompetisi selama 4 minggu di negara yang ditunjuk sebagai tuan rumah. Inovasi yang dilakukan baru-baru ini memperbolehkan lebih dari satu negara menjadi tuan rumah.

Piala Dunia terakhir diadakan di Afrika Selatan pada 11 Juni-11 Juli 2010 yang dimenangi oleh Spanyol dan Piala Dunia FIFA 2014 akan diadakan di Brasil.
dikutip dari Wikipedia

Berikut Artikel/ logo yang mungkin ingin di lihat juga :

Daftar Isi Blog
Kumpulan Logo Vector
Kumpulan Logo Partai Politik
Kumpulan Logo Militer
Kumpulan Logo bank
Kumpulan Logo Provinsi
Kumpulan Logo Kabupaten
Kumpulan Logo Kota
Kumpulan Logo BUMN
Kumpulan Logo Asuransi
Kumpulan Logo Politeknik
Kumpulan Logo Universitas
Kumpulan Logo Visit daerah Indonesia
Kumpulan Logo Kementerian Indonesia
Kumpulan Logo Operator Seluler
Kumpulan Logo Batalyon Infanteri (Yonif)
Berita Pos Indonesia
Kumpulan Logo Kodam Indonesia
Gambar Kota Seluruh Indonesia
Catatan Pribadi Admin
Tentang Admin

Terima Kasih sudah berkunjung di Blog ini.
salam Blogger
Ardi
tuturial-sorong.blogspot.com
ardilamadi@gmail.com
Kaimana - Papua Barat

Berikut daftar logo atau artikel yang sesuai dengan Judul Postingan di Atas :

Logo Piala Dunia FIFA 2018

Add Comment
Piala Dunia FIFA 2018 adalah Piala Dunia FIFA ke-21, turnamen sepak bola internasional yang akan diadakan pada tahun 2018 di Rusia. Piala Dunia ini adalah yang pertama kali diadakan di negara Rusia.

Tahapan pemilihan tuan rumah Piala Dunia FIFA 2018 dan 2022 dimulai sejak Januari 2009, dimana asosiasi nasional memiliki waktu hingga 2 Februari 2009 untuk mendaftarkan diri. Pada awalnya, tujuh negara mengajukan penawaran untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2018, tetapi Meksiko kemudian mengundurkan diri. Penawaran Indonesia ditolak oleh FIFA pada Februari 2010 karena tidak adanya dukungan tertulis dari pemerintah. Selama proses pemilihan, negara-negara non-UEFA secara bertahap mundur dari pemilihan tuan rumah 2018, sementara negara-negara UEFA mundur dari pemilihan tuan rumah 2022. Sehingga, tersisa empat penawaran untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2018: Inggris, Rusia, Belanda/Belgia, dan Spanyol/Portugal.

dikutip dari Wikipedia


Berikut Artikel/ logo yang mungkin ingin di lihat juga :

Daftar Isi Blog
Kumpulan Logo Vector
Kumpulan Logo Partai Politik
Kumpulan Logo Militer
Kumpulan Logo bank
Kumpulan Logo Provinsi
Kumpulan Logo Kabupaten
Kumpulan Logo Kota
Kumpulan Logo BUMN
Kumpulan Logo Asuransi
Kumpulan Logo Politeknik
Kumpulan Logo Universitas
Kumpulan Logo Visit daerah Indonesia
Kumpulan Logo Kementerian Indonesia
Kumpulan Logo Operator Seluler
Kumpulan Logo Batalyon Infanteri (Yonif)
Berita Pos Indonesia
Kumpulan Logo Kodam Indonesia
Gambar Kota Seluruh Indonesia
Catatan Pribadi Admin
Tentang Admin

Terima Kasih sudah berkunjung di Blog ini.
salam Blogger
Ardi
tuturial-sorong.blogspot.com
ardilamadi@gmail.com
Kaimana - Papua Barat

Berikut daftar logo atau artikel yang sesuai dengan Judul Postingan di Atas :

Logo Piala Dunia FIFA 2022

Add Comment
Piala Dunia FIFA 2022 adalah Piala Dunia FIFA ke-22 yang putaran finalnya berlangsung di Qatar. Ini adalah pertama kalinya Qatar menyelenggarakan turnamen ini.

Qatar adalah negara pertama di Timur Tengah yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA.

Tahapan pemilihan tuan rumah Piala Dunia FIFA 2018 dan 2022 dimulai sejak Januari 2009, dimana asosiasi nasional memiliki waktu hingga 2 Februari 2009 untuk mendaftarkan diri. Pada awalnya, tujuh negara mengajukan penawaran untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2018, tetapi Meksiko kemudian mengundurkan diri. Penawaran Indonesia ditolak oleh FIFA pada Februari 2010 karena tidak adanya dukungan tertulis dari pemerintah.  Selama proses pemilihan, negara-negara non-UEFA secara bertahap mundur dari pemilihan tuan rumah 2018, sementara negara-negara UEFA mundur dari pemilihan tuan rumah 2022. Sehingga, tersisa lima penawaran untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022: Australia, Jepang, Qatar, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Dua puluh dua anggota Komite Eksekutif FIFA bertemu di Zürich pada 2 Desember 2010 untuk memberikan suaranya dalam memilih tuan rumah kedua turnamen tersebut.

dikutip dari Wikipedia

Berikut Artikel/ logo yang mungkin ingin di lihat juga :

Daftar Isi Blog
Kumpulan Logo Vector
Kumpulan Logo Partai Politik
Kumpulan Logo Militer
Kumpulan Logo bank
Kumpulan Logo Provinsi
Kumpulan Logo Kabupaten
Kumpulan Logo Kota
Kumpulan Logo BUMN
Kumpulan Logo Asuransi
Kumpulan Logo Politeknik
Kumpulan Logo Universitas
Kumpulan Logo Visit daerah Indonesia
Kumpulan Logo Kementerian Indonesia
Kumpulan Logo Operator Seluler
Kumpulan Logo Batalyon Infanteri (Yonif)
Berita Pos Indonesia
Kumpulan Logo Kodam Indonesia
Gambar Kota Seluruh Indonesia
Catatan Pribadi Admin
Tentang Admin

Terima Kasih sudah berkunjung di Blog ini.
salam Blogger
Ardi
tuturial-sorong.blogspot.com
ardilamadi@gmail.com
Kaimana - Papua Barat

Berikut daftar logo atau artikel yang sesuai dengan Judul Postingan di Atas :

Logo Yonif Linud 503 Mayangkara

Add Comment
Logo Yonif Linud 503 Mayangkara
Request Logo by Novi Alim Murdani
Yonif Linud 503/Mayangkara merupakan salah satu pasukan lintas udara terbaik yang dimiliki TNI AD. Batalyon tersebut merupakan bagian dari satuan jajaran Brigif Linud 18/Trisula yang berdislokasi di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto Jawa Timur. Sebagai pasukan lintas udara yang juga merupakan bagian dari PPRC, para prajurit Yonif Linud 503 yang pada tanggal 9 Desember 2011 mendatang akan menginjak usia yang ke-66, senantiasa selalu bersiap diri dengan berlatih dan berlatih, sehingga kapan pun dibutuhkan akan selalu siap menjaga kedaulatan NKRI.
 Bagi Yonif Linud 503/MK, sejarah memegang peranan yang sangat penting dalam melestarikan norma-norma maupun nilai-nilai kepribadian prajurit Mayangkara yang telah dirintis oleh generasi pendahulu dan tumbuh berkembang di tengah-tengah kehidupan warga Yonif Linud 503/MK saat ini.
Pada awal cikal bakal pembentukannya, Yonif Linud 503 merupakan pasukan bersenjata setingkat kompi yang terdiri dari eks Jibakutai (pasukan berani mati Jepang) dan para pemuda di Surabaya, yang bertugas menjaga keamanan di Surabaya pasca Proklamasi Kemerdekaan RI. Pasukan tersebut merupakan tulang punggung kekuatan dari Markas Pertahanan Surabaya dan dinamakan Barisan Penyerbu (BP) di bawah pimpinan R. Djarot Soebijantoro.
Sehubungan kondisi Negara yang dalam keadaan genting (pasca peristiwa 10 November 1945), pada tanggal 9 desember 1945 kekuatan Kompi BP ditingkatkan menjadi Batalyon, yang secara resmi berganti nama menjadi Batalyon III Resimen I Divisi VII TKR, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Batalyon Djarot, sesuai dengan nama Danyon yang pertama tersebut. Tanggal pembentukan batalyon tersebut lah yang sampai sekarang diperingati sebagai HUT Yonif Linud 503/Mayangkara.
Dalam perkembangannya, Batalyon Djarot mengalami beberapa kali perubahan nama dan dislokasi sesuai dengan tuntutan perkembangan situasi pertahanan dan keamanan Negara. Sampai suatu saat berdasarkan Skep Kasad no 235/Kasad/Pnt/1950 tanggal 27 Oktober 1950 dan Instruksi Panglima Divisi I nomor 66/BS.D.IV.I/1951 tanggal 7 Desember 1951 batalyon Djarot berganti nama menjadi Batalyon Infanteri 503 di bawah komando Kodam VIII/Brawijaya. Perkembangan situasi berikutnya membawa perubahan yang cukup signifikan. Berdasarkan Skep Kasad no Skep/277/XII/1975 tanggal 10 Desember 1975 Yonif 503 masuk organik Kostrad, yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh perintah Pangkostrad no Sprin/240/III/1975 tanggal 9 Maret 1977, batalyon tersebut masuk ke jajaran Brigif Linud 18 Trisula, sehingga secara resmi berganti nama menjadi Batalyon Infanteri Lintas Udara 503 / Mayangkara.
            Sejak berdirinya, berbagai prestasi telah banyak diraih oleh Yonif Linud 503. Baik prestasi keberhasilan dalam berbagai penugasan, maupun prestasi-prestasi dalam bidang pembinaan satuan. Salah satu prestasi paling menonjol adalah Yonif Linud 503 di bawah pimpinan Letnan Kolonel Inf Erwin Sudjono pernah meraih predikat sebagai Batalyon Terbaik dalam Lomba Pembinaan Satuan tingkat TNI - AD pada tahun 1991. Hal tersebut juga lah yang membawa Yonif Linud 503 ditunjuk untuk mewakili Indonesia sebagai Pasukan Perdamaian PBB Kontingen Garuda XII di Kamboja.
            Selain prestasi satuan, beberapa prajurit Yonif Linud 503 juga mengukir prestasi yang membanggakan tidak hanya bagi satuan, namun juga bagi bangsa Indonesia. Salah satunya yang cukup mendapatkan sorotan adalah prestasi Serda Sahurun yang beberapa kali mendapatkan medali emas di PON dan menjadi wakil Indonesia dalam kejuaraan menembak dunia di Thailand pada tahun 2007. Prestasi dari para prajurit tersebut sangat memberikan warna pada satuan, sehingga menimbulkan motivasi pada para prajurit lain untuk berprestasi memberikan karya terbaik bagi satuan. 
dikutip dari : http://www.yoniflinud503.blogspot.com/p/blog-page.html

Berikut Artikel/ logo yang mungkin ingin di lihat juga :

Daftar Isi Blog
Kumpulan Logo Vector
Kumpulan Logo Partai Politik
Kumpulan Logo Militer
Kumpulan Logo bank
Kumpulan Logo Provinsi
Kumpulan Logo Kabupaten
Kumpulan Logo Kota
Kumpulan Logo BUMN
Kumpulan Logo Asuransi
Kumpulan Logo Politeknik
Kumpulan Logo Universitas
Kumpulan Logo Visit daerah Indonesia
Kumpulan Logo Kementerian Indonesia
Kumpulan Logo Operator Seluler
Kumpulan Logo Batalyon Infanteri (Yonif)
Berita Pos Indonesia
Kumpulan Logo Kodam Indonesia
Gambar Kota Seluruh Indonesia
Catatan Pribadi Admin
Tentang Admin

Terima Kasih sudah berkunjung di Blog ini.
salam Blogger
Ardi
tuturial-sorong.blogspot.com
ardilamadi@gmail.com
Kaimana - Papua Barat

Berikut daftar logo atau artikel yang sesuai dengan Judul Postingan di Atas :

Logo Yonif 515 Ugra Tapa Yudha

Add Comment
Logo Yonif 515 Ugra Tapa Yudha
Request Logo by Novi Alim Murdani

PERKEMBANGAN LAHIRNYA BATALYON INFANTERI 515/UGRA TAPA YUDHA
1.         Sebelum Perang Kemerdekaan
a.         Gema Proklamasi 17 Agustus 1945 menggema diseluruh Tanah Air, kelihatan kesibukan para pemuda Indonesia dalam menyusun potensi nasional.
b.         Tanggal 22 Agustus 1945, pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan ketentuan tentang pembentukan Badan Keamanan Rakyat atau ( BKR ), kemudian pada tanggal 29 Agustus 1945, terbentuklah Badan Keamanan Rakyat, yang anggotanya terdiri atas : Peta, Keigun, Pemuda Pelajar dan Pemuda Pejuang dibawah pimpinan Letkol Soedarsono.
c.         Tanggal 5 Oktober 1945 BKR yang berkedudukan di Probolinggo berubah nama menjadi Tentara Keamanan Rakyat atau ( TKR ). Selanjutnya TKR yang berkedudukan di Probolinggo berganti nama menjadi Yon 4/TKR Resimen II Divisi 8 kekuatan 4 Kompi, dipimpin oleh Komandan Batalyon Mayor H. Katamsi, sedangkan Letkol Soedarsono menjadi Komandan Resimen II.
d.   Demi mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dalam perkembangannya, TKR berubah menjadi Tentara Rakyat Indonesia atau ( TRI ). Akhirnya TRI pun berubah lagi namanya menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) sedangkan Komandan Batalyon 4 Mayor H. Katamsi diganti oleh Mayor Sunaryo.
 e.         Tanggal 10 Oktober 1946 Batalyon 4 diubah namanya menjadi Batalyon 138/Macan Kumbang Divisi 8, dengan Komandan Batalyon Kapten Abdul Syarif.
 f.          Dalam rangka mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Batalyon 138/Macan Kumbang mengirimkan Pasukan ke Front Trawas, Prigen, Surabaya, Wonocolo, Pagerwojo dan Prangsang Tombak untuk merebut kembali kota Surabaya yang telah diduduki Belanda.

2.         Perang Kemerdekaan  I.
a.         Situasi seluruh Tanah Air setelah Proklamasi Kemerdekaan belum tenang, sehingga Yon 138/Macan Kumbang selalu mengadakan taktik-taktik gerilya untuk mempertahankan kota Probolinggo secara mati matian dari serangan Belanda.
b.         Walaupun putra-putra Yon 138/Macan Kumbang, telah mengadakan perlawanan secara gigih dan mati-matian tetapi kota Probolinggo tidak dapat di pertahankan, dan jatuh ketangan Belanda pada tanggal 12 Juli 1947.
            c.         Setelah kota Probolinggo jatuh ke tangan Belanda Yon 138/Macan Kumbang meninggalkan kota tersebut dengan tujuan untuk melanjutkan perjuangan dengan menggunakan taktik-taktik gerilya didaerah : Pelas, Sukopuro, Gending, Kraksan, Paiton dan Wonoasih sebagai basis gerakan.
d.         Semboyan 138/Macan Kumbang pada waktu itu adalah “ RAWE RAWE RANTAS, MALANG MALANG PUTUNG ” dan “ PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI “ yang artinya serangan–serangan Yon 138/Macan Kumbang silih berganti datangnya, sehingga pasukan Belanda menjadi kacau balao, tetapi sebaliknya tidak sedikit putra-putra Yon 138/Macan Kumbang yang gugur sebagai kusuma bangsa demi mempertahankan keutuhan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, kemudian dimakamkan di Probolinggo (sekarang menjadi TMP Probolinggo).

3.         Perjanjian Renfile.              Bulan Pebruari 1948 gerilya-gerilya TNI menghancurkan kota Probolinggo, sehingga Yon 138/ Macan Kumbang dengan kebesaran jiwanya meninggalkan kota Probolinggo menuju Ampel Gading, Petung Ombo dan Malang dengan kekuatan Personel 1 Kompi dibawah Pimpinan Kapten Abdul Syarif.
4.         Perang Kemerdekaan II
a.         Tanggal 19 Desember 1948, Belanda melanggar perjanjian Renfile dengan cara mengadakan serangan besar-besaran di daerah-daerah penyangga yang di kenal dengan sebutan Stuten.
b.         Tangal 21 Desember 1948, dengan kekuatan yang ada Yon 138/Macan Kumbang dibawah pimpinan Kapten Abdul Syarif segera bergerak kembali dari daerah hijrahnya untuk menyusup ke kota Probolinggo guna mengadakan serangan balasan. Namun Yon 138/Macan Kumbang dinyatakan bubar. Kemudian di bentuklah KMB dibawah pimpinan Kapten Abdul Syarif melalui perjuangan diplomasi dan ditanda tangani Statment Roem Royen serta diterimanya perjanjian KMB atas perintah Komandan Brigade 4 Divisi 1 semua tenaga bersenjata yang berada di Probolinggo disusun menjadi 1 batalyon dengan kekuatan 4 Kompi. 
c.         Tanggal 12 Desember 1949 diresmikan batalyon tersebut menjadi Batalyon 105/Macan Kumbang dengan Komandan Batalyon Infanteri Kapten Abdul Syarif. Penyerahan kedaulatan terjadi pada tanggal 27 Desember 1949, bersama dengan itu Batalyon 105/Macan Kumbang diubah namanya menjadi Batalyon 134, dan akhirnya menjadi Batalyon 515 dimana HUT berpedoman pada akhir jadinya Yon 105, yaitu pada tanggal 12 Desember 1949.  Adapun lambang Batalyon  “ UGRA  TAPA YUDHA ”, yang melambangkan waspada dalam pertempuran dan berani  dalam kebenaran.
dikutip dari : http://yonif515.blogspot.com/
 

Berikut Artikel/ logo yang mungkin ingin di lihat juga :

Daftar Isi Blog
Kumpulan Logo Vector
Kumpulan Logo Partai Politik
Kumpulan Logo Militer
Kumpulan Logo bank
Kumpulan Logo Provinsi
Kumpulan Logo Kabupaten
Kumpulan Logo Kota
Kumpulan Logo BUMN
Kumpulan Logo Asuransi
Kumpulan Logo Politeknik
Kumpulan Logo Universitas
Kumpulan Logo Visit daerah Indonesia
Kumpulan Logo Kementerian Indonesia
Kumpulan Logo Operator Seluler
Kumpulan Logo Batalyon Infanteri (Yonif)
Berita Pos Indonesia
Kumpulan Logo Kodam Indonesia
Gambar Kota Seluruh Indonesia
Catatan Pribadi Admin
Tentang Admin

Terima Kasih sudah berkunjung di Blog ini.
salam Blogger
Ardi
tuturial-sorong.blogspot.com
ardilamadi@gmail.com
Kaimana - Papua Barat

Berikut daftar logo atau artikel yang sesuai dengan Judul Postingan di Atas :

Logo Yonif 509 Balawara Yudha

Add Comment
Logo Yonif 509 Balawara Yudha
Request Logo by Novi Alim Murdani
Batalyon Infanteri 509/Balawara Yudha merupakan Batalyon Infanteri yang berada dibawah komando Brigif 9/2/Daraka Yudha ,Kostrad. Markas batalyon berkedudukan di Sukorejo, Jember. Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor Skep/1423/XII/ 1964 tanggal 9 Desember 1964, Batalyon Infanteri 509 menerima Tunggul Batalyon sebagai lambang kesatuan yang berslogan Balawara Yudha yang berarti Prajurit Pilihan yang gagah berani di medan pertempuran.
Simbol Kucing Hitam Condromowo merupakan lambang kebanggaan Satuan yang melukiskan bahwa Yonif 509 Kostrad memiliki keuletan dalam bertempur dan selalu berhasil dalam menundukan lawan/musuhnya. Yonif 509 Kostrad dalam melaksanakan tugas selalu tabah, bijaksana, penuh dengan ketentraman dan keteguhan hati serta pantang menyerah. Yonif 509 Kostrad merupakan pejuang pilihan yang tampil terdepan dengan gagah berani di medan pertempuran sebagai Bhayangkari Negara dan Bangsa yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

Sejarah

Pada masa Perang Kemerdekaan, di daerah Karesidenan Besuki terbentuk 2 Batalyon yaitu Batalyon Alap-alap yang dipimpin oleh Mayor Mochamad Seroedji dan Batalyon Garuda Putih yang dipimpin oleh Mayor Syafiudin. Pada tahun 1947 saat Agresi Militer Belanda Pertama, Batalyon Garuda Putih dan Batalyon Alap-alap bertempur dengan gigihnya melawan Belanda. Karena kekuatan senjata yang tidak seimbang dan pendidikan militer yang kurang maka perlawanan pihak Indonesia tidak mencapai sasaran dan oleh sebab itu maka Batalyon Alap-alap dan Batalyon Garuda Putih untuk memperkuat pertahanan dijadikan satu dan diberi nama Batalyon Gorila VIII (BG).
Peristiwa ini terjadi pada tanggal 17 September 1947 di Desa Pagar Gunung, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Sehingga Pada tanggal 17 September inilah yang setiap Tahunnya diperingati sebagai hari jadi Batalyon Infanteri 509 Kostrad, akibat dari ditetapkannya garis dimiliterisasi pada perjanjian Linggarjati maka Batalyon Gorila VIII hijrah ke daerah Blitar pada tanggal 12 Nopember 1947 dan berubah nama menjadi Batalyon 25.
Pada masa Agresi Militer Belanda II tahun 1948 Batalyon 25 mengadakan aksi gerilyanya di daerah Malang dan pada masa itu pula Batalyon 25 masuk ke organik jajaran Brigade III/Damarwulan. Pada tahun 1950 Batalyon 25 dipindahkan ke Surabaya dan bergabung dengan jajaran organik Brigade I dan diubah nama menjadi Batalyon Infanteri 509.
Pada tahun 1952 Batalyon Infanteri 509 kembali ke Jember dan masuk ke jajaran organik Resimen Infanteri 19, yang kemudian berubah nama menjadi Brigade Infanteri 9/Dharaka Yudha. Berdasarkan Surat Perintah Panglima Daerah Militer VIII/Brawijaya Nomor Sprin/522/IV/1978 tanggal 10 April 1978, Batalyon Infanteri 509 alih Komando dari Kodam VIII/Brawijaya ke Kostrad.

Lambang Satuan

  • Tunggul Yonif 509 Kostrad berbentuk 4 (empat) persegi panjang, yang terbuat dari bahan beludru warna hijau tua dengan jumbai warna kuning emas dari benang sutra. Pada bagian kanan terdapat lukisan Pataka Kostrad. Pada bagian kiri terdapat lukisan Tunggul Batalyon Infanteri 509 Kostrad dengan susunan sebagai berikut :
a. Bintang bersudut lima. b. Kucing Hitam Condromowo. c. Untaian Padi Kapas. d. Pita dengan tulisan “Balawara Yudha”.
  • Mahkota dan Tiang. Tunggul Yonif 509 Kostrad menggunakan mahkota dan tiang yang sama dengan mahkota dan tiang pada Pataka Kostrad, yang terdiri dari :
a. Bintang bersudut lima. b. Burung raksasa dengan sayap melebar yang menggambarkan "Garuda Yaksa" dan menggenggam senjata "Cakra Agni". c. Bunga teratai mekar berdaun 17 helai. d. Lingkaran 5 (lima) buah. e. Tiang.
  • Arti dan makna
Bintang bersudut lima melambangkan Pancasila sebagai dasar/ falsafah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang juga merupakan pedoman bagi setiap prajurit dalam membela dan mempertahankan Negara dan Bangsa, di samping itu juga sebagai simbol/lambang TNI-AD yang mengandung arti lima kebulatan tekad dalam Sumpah Prajurit.
Kucing Condromowo dengan mulut menganga dan kuku yang tajam adalah merupakan kucing sakti yaitu mampu menangkap/menyergap mangsanya hanya dengan pandangan matanya saja. Sedang gigi Kucing Condromowo sebanyak 7 (tujuh) buah melambangkan Sapta Marga. Hal ini melukiskan bahwa prajurit Batalyon Infanteri 509 Kostrad selalu dalam keadaan siap siaga untuk melawan musuhnya. Dengan naluri keprajuritan yang dimiliki dan dengan Sapta Marga sebagai landasan berpikir, bersikap dan berbuat maka prajurit Batalyon Infanteri 509 Kostrad siap untuk menghadapi tantangan tugas apapun.
Bintang bersudut lima melambangkan Pancasila sebagai dasar/falsafah Negara Kesatuan Replubik Indonesia yang juga merupakan pedoman bagi setiap prajurit dalam membela dan mempertahankan Negara dan Bangsa, di samping itu juga sebagai simbol/lambang TNI-AD yang mengandung arti lima kebulatan tekad dalam Sumpah Prajurit.
Burung raksasa dengan sayap melebar menggambarkan “Garuda Yaksa” yang mengandung arti : a. Kesaktian. b. Sayap terbuka lebar melambangkan kesempurnaan sesuai dengan tujuan Proklamasi 17 Agustus 1945. c. Menggenggam senjata “Cakra Agni“ melukiskan kebulatan tekad prajurit dalam menjalankan tugas selaku Bhayangkari Negara.
Bunga teratai mekar berdaun 17 (tujuh belas) helai mengandung arti kemegahan dan kejayaan hari Proklamasi 17 Agustus 1945.
Lima lingkaran mengandung arti bahwa setiap sila dalam Pancasila merupakan landasan idiil dan spirituil bagi Negara dan Bangsa Indonesia.
  • Tata Warna
a. Hijau melambangkan kesuburan dan kemakmuran. b. Kuning melambangkan kejayaan dan keagungan. c. Putih melambangkan kesucian dan keiklasan. d. Hitam melambangkan kekokohan dan keabadian.

dikutip dari Wikipedia

Berikut Artikel/ logo yang mungkin ingin di lihat juga :

Daftar Isi Blog
Kumpulan Logo Vector
Kumpulan Logo Partai Politik
Kumpulan Logo Militer
Kumpulan Logo bank
Kumpulan Logo Provinsi
Kumpulan Logo Kabupaten
Kumpulan Logo Kota
Kumpulan Logo BUMN
Kumpulan Logo Asuransi
Kumpulan Logo Politeknik
Kumpulan Logo Universitas
Kumpulan Logo Visit daerah Indonesia
Kumpulan Logo Kementerian Indonesia
Kumpulan Logo Operator Seluler
Kumpulan Logo Batalyon Infanteri (Yonif)
Berita Pos Indonesia
Kumpulan Logo Kodam Indonesia
Gambar Kota Seluruh Indonesia
Catatan Pribadi Admin
Tentang Admin

Terima Kasih sudah berkunjung di Blog ini.
salam Blogger
Ardi
tuturial-sorong.blogspot.com
ardilamadi@gmail.com
Kaimana - Papua Barat

Berikut daftar logo atau artikel yang sesuai dengan Judul Postingan di Atas :

Logo Polda Papua Barat

1 Comment
Logo Polda Papua Barat
Artikel ini adalah rintisan artikel tentang Logo Polda Papua Barat beserta artinya, adapun logo yang di tampilkan disini bukanlah logo resmi, dan sama sekali bukan logo/lambang yang nantinya akan di jadikan lambang resmi dari Polda Papua Barat melainkan hanya logo kreasi pribadi admin sendiri. Artikel ini di buat sekedar supaya bisa menjadi urutan pertama pada mesin pencarian google dengan keyword seperti judul di atas nantinya, dan juga admin sendiri sudah sering mendengar banyak kabar tidak resmi dan tak bersumber tentang rencana pembentukan polda baru di Provinsi Papua Barat. Dan seperti yang kita ketahui bersama setiap Provinsi di Indonesia mempunyai 1 Polda tersendiri kecuali Provinsi Sulawesi Barat.

Demikian sedikit catatan dari admin tentang Rintisan artikel Logo Polda Papua Barat.  logo/lambang dalam artikel ini nantninya akan di ganti jika logo resmi dari judul di maksud sudah di publikasikan atau sudah resmi pemakaiannya. Terimaksih

Berikut Artikel/ logo yang mungkin ingin di lihat juga :

Daftar Isi Blog
Kumpulan Logo Vector
Kumpulan Logo Partai Politik
Kumpulan Logo Militer
Kumpulan Logo bank
Kumpulan Logo Provinsi
Kumpulan Logo Kabupaten
Kumpulan Logo Kota
Kumpulan Logo BUMN
Kumpulan Logo Asuransi
Kumpulan Logo Politeknik
Kumpulan Logo Universitas
Kumpulan Logo Visit daerah Indonesia
Kumpulan Logo Kementerian Indonesia
Kumpulan Logo Operator Seluler
Kumpulan Logo Batalyon Infanteri (Yonif)
Berita Pos Indonesia
Kumpulan Logo Kodam Indonesia
Gambar Kota Seluruh Indonesia
Catatan Pribadi Admin
Tentang Admin

Terima Kasih sudah berkunjung di Blog ini.
salam Blogger
Ardi
tuturial-sorong.blogspot.com
ardilamadi@gmail.com
Kaimana - Papua Barat

Berikut daftar logo atau artikel yang sesuai dengan Judul Postingan di Atas :

Logo Kabupaten Manokwari Selatan

Add Comment
Logo Kabupaten Manokwari Selatan
Artikel ini merupakan artikel rintisan tentang logo/lambang pemerintah kabupaten Manokwari Selatan beserta dengan arti dari lambangnya, adapun logo pemerintahan di maksud akan di entri di blog ini jika lambang daerah di maksud sudah resmi atau sudah di publikasikan untuk umum. Berikut adalah penjelasan tentang Kabupaten Manokwari Selatan yang di Kutip langsung dari Wikipedia.

Kabupaten Manokwari Selatan adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Ransiki.
Kabupaten Manokwari Selatan merupakan pemekaran dari Kabupaten Manokwari. Kabupaten ini resmi dimekarkan pada 25 Oktober 2012. Kabupaten ini terdiri dari 6 kecamatan, yaitu :
  1. Dataran Isim
  2. Momi Waren
  3. Nenei
  4. Oransbari
  5. Ransiki
  6. Tahota
Berikut Artikel/ logo yang mungkin ingin di lihat juga :

Daftar Isi Blog
Kumpulan Logo Vector
Kumpulan Logo Partai Politik
Kumpulan Logo Militer
Kumpulan Logo bank
Kumpulan Logo Provinsi
Kumpulan Logo Kabupaten
Kumpulan Logo Kota
Kumpulan Logo BUMN
Kumpulan Logo Asuransi
Kumpulan Logo Politeknik
Kumpulan Logo Universitas
Kumpulan Logo Visit daerah Indonesia
Kumpulan Logo Kementerian Indonesia
Kumpulan Logo Operator Seluler
Kumpulan Logo Batalyon Infanteri (Yonif)
Berita Pos Indonesia
Kumpulan Logo Kodam Indonesia
Gambar Kota Seluruh Indonesia
Catatan Pribadi Admin
Tentang Admin

Terima Kasih sudah berkunjung di Blog ini.
salam Blogger
Ardi
tuturial-sorong.blogspot.com
ardilamadi@gmail.com
Kaimana - Papua Barat

Berikut daftar logo atau artikel yang sesuai dengan Judul Postingan di Atas :