Logo Politeknik Indramayu Polindra


Politeknik Indramayu atau dikenal dengan nama POLINDRA, terlahir atas adanya rencana Pemerintah untuk meningkatkan jumlah pendidikan vokasi di Indonesia, pendidikan politeknik baru ini terbuka untuk semua pemerintah daerah namun Pemerintah mensyaratkan dana dari pusat harus di dampingi dana pemerintah daerah dan dilaksanakan dalam bentuk kompetisi proposal yang harus diajukan oleh setiap pemerintah daerah peminat.

Berita baik ini ditangkap oleh Bupati Indramayu, DR H Irianto MS Syafiuddin, yang pada masa kepemimpinannya sangat punya perhatian di bidang pendidikan, walau secara sadar bahwa pendidikan tinggi adalah tanggung jawab Pemerintah Pusat, namun melihat kondisi di Indramayu belum ada pendidikan vokasi setingkat perguruan tinggi, maka beliau mengambil inisiatif untuk ikut serta dalam kompetisi termaksud.
Dengan dasar pemikiran di atas pendirian Politeknik Indrmayu ini mengarah pada hal-hal sebagai berikut:

Memberi kesempatan bagi keluarga yang tidak mampu melanjutkan kuliah di luar kabupaten untuk dapat mengikuti pendidikan, khususnya bagi keluarga kurang mampu.
meningkatkan kemampuan (skill) angkatan kerja Indramayu untuk dapat bersaing dalam menghadapi persaingan di dunia kerja yang semakin membutuhkan kemampuan khususnya  di Industri yang ada di Indramayu maupun luar Indramayu.
memutus mata rantai kemiskinan yang diakibatkan dari rendahnya pendidikan (perubahan  taraf hidup bagi keluarga miskin)
Dimulai dengan di bentuknya Task Force melalui Surat Perintah Tugas  Bupati No. 450.5/5175/Bawasda, yang mempunyai tugas  mencari dan menggali data  untuk bahan analisa dalam penyusunan studi kelayakan, menggalang komitmen dengan stakeholder, menyebarkan kuesioner, dan memberikan masukan dalam penyusunan semua dokumen sebagai bahan proposal untuk dikompetisikan. Anggota Task Force terdiri dari 10 (sepuluh) orang yaitu :

1.      Drs HM Syahri Tohir, SH, MM sebagai pengarah
2.      Drs H Amir Syarifudin, MM sebagai Ketua
3.      H Topo Suwarno, SH, MSi sebagai sekretaris
4.      Ir H Sofyan Effendi, sebagai anggota
5.      Drs H Suhaeli, sebagai anggota
6.      Dhans Dada Suhadadi, SE sebagai anggota
7.      Ir H Asep Adiwijaya sebagai anggota
8.      Drs Abdul Rozak sebagai anggota
9.      H Mahpudin, SH sebagai anggota
10.    Daniel Muttaqien, ST sebagai anggota

Hal-hal lain yang dipersiapkan oleh Task force ini adalah komitmen Pemerintah Daerah untuk pendirian Politeknik baru yaitu, Surat Pernyataan Penyediaan Tanan Pendamping  (sebesar 30%  dari total anggaran),  Surat Pernyataan Penyediaan Lahan, Surat Pernyataan Pendirian Yayasan Pendidikan Politeknik Indramayu, Surat Pernyataan Penyelenggaraan, Dosen dan Staff Pengelolan, Surat Pernyataan Dukungan Pendirian  Politeknik Indramayu dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, yang semuanya di tandatangani Bupati dan Ketua DPRD.

Tim Task Force dalam pelaksanaan tugasnya dibantu/dibimbing oleh para ahli dari Politeknik Negeri Bandung, khususnya dalam pengkajian pemilihan program studi yang dianggap layak untuk didirikan di Indramayu. Sesuai dengan hasil kajian dari studi kelayakan dan bimbingan dari Politeknik Negeri Bandung diputuskan program studi yang akan di laksanakan di Polindra adalah jurusan Teknik Mesin, Teknik Informatika, dan Teknik Pendingin, tiga jurusan ini sebagai jumlah jurusan minimal untuk pendirian politeknik baru. Sedangkan proses pelaksanaan kompetisi dilakukan secara ketat dan cepat berproses sejak awal Januari 2008.

Dukungan untuk penyertaan dana pendirian Politeknik, yaitu dengan ditandatangani Nota Kesepahaman antara Bupati Indramayu Irianto MS Syafiuddin dengan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Prof dr Fasli Jalal ; terbitnya Perda No. 5 Tahun 2008 Tentang pendirian Politeknik Indramayu; pendirian Yayasan Cipta Insan Mandiri melalaui Akta Notaris tanggal 15 Pebruari No. 60.

Peserta yang tercatat ikut serta dalam kompetisi proposal ini berjumlah 54 Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesiadan dan hanya 9 Kabupaten/Kota yang berhasil mendapatkan persetujuan dari DIKTI untuk mendirikan Politeknik baru, dan pada tanggal 8 Juli 2008 terbit Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No: 124/D/O/2008 tentang : Pemberrian ijin penyelenggaraan program-program studi dan Pendidikan Politeknik Indramayu di Indramayu diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Cipta Insan Mandiri di Indramayu Jawa Barat.

Lokasi kampus POLINDRA ditetapkan berada di desa Lohbener Kecamatan Lohbener, lokasi ini dipilih sebagai alternatif untuk memudahkan pengembangan Politeknik dan jangkauan dari mahasiswa yang kelak akan menuntut ilmu di POLINDRA, baik dari Kabupaten Indramayu maupun dari luar.
dikutip dari : http://www.polindra.ac.id/polindra/about/sejarah-singkat.html

0 Response to "Logo Politeknik Indramayu Polindra"

Poskan Komentar