Logo Yamaha Motor

Logo Yamaha Motor
Geliat dunia otomotif roda dua mengalami persaingan yang cukup tajam. Saling alih posisi puncak dialami oleh Yamaha dan Honda. Pasar Indonesia menjadi saksi awal mulanya, Yamaha matic yang menjadi idola para kaum hawa.
Kita patut mengacungkan jempol dengan kemampuan Yamaha mendobrak dominasi Honda.Sejarah Yamaha selama ini selalu kalah saing dengan Honda dan hanya mampu mensejajarkan diri dengan Suzuki dan kelas dibawah lainnya. Bagaimana sejarah Yamaha berdiri dan berkembang, ayo kita kenali lebih dekat.

Mengenal Sejarah Yamaha
Nama besar Yamaha tidak bisa dilepaskan dari penggagas sekaligus pendiri Yamaha Motor Corporation di Jepang yaitu Genichi Kawakami. Lahir di Hamakita, sebuah kota yang dekat dengan Hamamatsu, 30 Januari 1912. Prestasi tertingginya adalah menjadi presiden Nippon Gakki pada usia 38 tahun. Nippon Gakki inilah cikal bakal berdirinya Yamaha Motor Corporation.
Sulitnya kondisi di Jepang pada saat Genichi menjadi Presiden, menjadi tantangan terberat untuknya. Usai perang dunia ke-2 membuat Jepang menjadi sangat terpuruk secara keseluruhan. Parapegawai perusahaan berada pada situasi sulit dengan jam kerja panjang serta upah minim. Namun seorang Genichi justru memiliki sebuah ambisi untuk keluar dari kondisi sulit tersebut. Tanggung jawabnya sebagai pemimpin perusahaan membuatnya berpikir untuk mencoba memproduksi sepeda motor. Gagasan itu tercetus pada tahun 1953.

Munculnya Capung Merah
Sejarah motor Yamaha pertama dalam bentuk muncul pada Agustus 1954. Diberi nama Yamaha YA-1, motor ini berkapasitas 125cc dan digelari Aka tombo atau Capung Merah. Genichi menggunakan material yang sudah tidak digunakan untuk memproduksi sebuah sepeda motor. Sebelumnya Yamaha memproduksi baling-baling kayu untuk pesawat terbang dan lalu berkembang dengan bahan logam sebelum akhirnya berhenti setelah perang dunia berhenti. Itulah awal mula sejarah Yamaha dan motornya dirintis.
Previous
Next Post »
0 Komentar