Logo Kabupaten Buton

Logo Kabupaten Buton
Kabupaten Buton adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Pasar Wajo. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 2.488.71 km² (sebelum pemekaran 6.463 km²) dan pada tahun 2004 berpenduduk sebanyak 265.724 jiwa (sebelum pemekaran 533.931 jiwa). Kabupaten Buton terkenal sebagai penghasil aspal.
Pada awalnya Kabupaten Buton dengan ibukota Bau-Bau memiliki wilayah pemerintahan adalah bekas kerajaan Buton atau Kesultanan Buton, yaitu meliputi sebagian wilayah pulau Buton, sebagian wilayah pulau Muna, sedikit bagian pulau Sulawesi serta pulau-pulau yang ada di bagian selatan pulau Buton. Sekarang dengan adanya pemekaran daerah, wilayah itu terbagi menjadi beberapa wilayah kabupaten, yaitu:

    Kabupaten Buton
    Kota Bau-Bau
    Kabupaten Wakatobi
    Kabupaten Bombana
    Kabupaten Buton Selatan (dalam proses pengajuan pemekaran)
    Kabupaten Buton Tengah (dalam proses pengajuan pemekaran)

Dari keempat kabupaten/kota tersebut, yang berada pada pulau Buton adalah Kota Bau-Bau dan sebagian Kabupaten Buton. Kabupaten Buton terletak di pulau Buton, sebagian Pulau Muna, dan sebagian Pulau Kabaena, sedangkan sebagian wilayah pulau Buton adalah wilayah kabupaten Muna. Untuk Kabupaten Wakatobi adalah merupakan pulau yang berada pada bagian selatan pulau Buton, sedangkan kabupaten Bombana terletak di daratan Sulawesi dan sebagian pulau Kabaena.
Kabupaten Buton memiliki sungai–sungai, yaitu: Sungai Sampolawa di Kecamatan Sampolawa, Sungai Winto dan Tondo di Kecamata Pasar Wajo, Sungai Malaoge, Tokulo dan Sungai Wolowa di Kecamatan Lasalimu.

Permukaan tanah pegunungan yang relatif rendah ada juga yang bisa digunakan untuk usaha yang sebagian besar berada pada ketinggian 100–500 m diatas permukaan laut, kemiringan tanahnya mencapai 40º.

Dari sudut oceanagrafi memiliki perairan laut yang masih luas, yaitu diperkirakan sekitar 21.054.69 km² setelah berpisah dengan Kabupaten Wakatobi dan Kabupaten Bombana. Wilayah perairan tersebut sangat potensial untuk pengembangan usaha perikanan dan pengembangan wisata bahari, karena disamping hasil ikan dan hasil laut lainnya, juga memiliki panorama laut yang sangat indah yang tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia.

Mayoritas penduduk di Kabupaten Buton memeluk agama Islam, yaitu sebanyak 265.869 orang atau 98,78% disusul yang memeluk agama Hindu sebanyak 1.807 orang penduduk atau sebesar 0,67%. Pada tahun 2004 terdapat 260 unit mesjid, 22 langgar/mushola, 8 unit gereja dan 11 unit pura.
Penduduk Kabupaten Buton menurut hasil Sensus Penduduk tahun 2000 berjumlah 240.958 jiwa, dimana penduduk laki-laki berjumlah 118.894 jiwa dan penduduk perempuan berjumlah 122.064 jiwa. Sedangkan berdasarkan hasil Pendaftaran Pemilih dan Pendataan Penduduk Berkelanjutan (P4B) tahun 2003, tercatat jumlah penduduk sebanyak 257.159 jiwa, sehingga dalam tiga tahun terdapat kenaikan sejumlah 16.901 jiwa atau sekitar 2,25 persen per tahun.

Pada tahun 2004 jumlah penduduk mencapai 265.724 jiwa yang terdiri dari penduduk laki-laki sebanyak 132.271 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 133.453 jiwa atau mengalami pertumbuhan sebesar 3,33 persen.
Previous
Next Post »
0 Komentar