Logo Korem 023 Kawal Samudera

SEJARAH SATUAN KOREM 023/KS
Logo Korem 023 Kawal Samudera
Redesain Logo By +Ardi La Madi 
Korem 023/KS memiliki Semboyan “Pantang Surut Diterjang Gelombang” mempunyai arti kejuangan dan semangat pengorbanan prajurit dalam mengemban tugas sebagai Pengaman dan Pembela NKRI yang berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar  Negara Republik Indonesia tahun 1945.

Latar Belakang Pembentukan Korem 023/KS
Pembentukan Korem 023/KS diawali dari perang  Gerilya  dan  perang  rakyat  semesta  mengakibat-kan  kegagalan  Agresi Militer Belanda. Sejak ditanda tanganinya KMB, dibentuklah APRIS, dan di Tapanuli, Tanah Karo maupun Aceh dibentuk Komando Tentara Teritorium Sumatera Utara (KOTTSU) Pada tanggal 13 Desember 1945, khusus di daerah Tapanuli Sub Ter VII.

Pemrakarsa
Penyerahan kekuasaan militer dari Belanda (Mayjen P. Schoetem) pada KOT dan TSU di bawah pimpinan A.E. Kawilarang pada tanggal 27 Desember 1945.

Proses Pembentukan
Perkembangan Resimen 3 menjadi Korem 023/Kawal Samudera
1.     Meletusnya pemberontakan PRRI / Permesta pada tahun 1957 melibatkan Pimpinan dan Staf Resimen 3 yakni Mayor Sahala Hutabarat Cs. Sesuai Skep Panglima KOT dan T–I /BB  Nomor  : Kep / 428 / 8 / 1958 tanggal 16 Agustus 1958 dibentuk kembali Resimen 3 berdislokasi di Padang Sidimpuan dipimpin Mayor Inf Bahari Efendi.
2.     Skep Panglima KOT dan T–I /BB Nomor : Kep / 0060 / 4 / 1960 tanggal 1 April 1960 Resimen 3 ditetapkan menjadi KO daerah pertempuran III berdislokasi di Padang Sidempuan dengan tugas menumpas pemberontakan PRRI / Permesta di daerah Tapanuli.

Kondisi Awal
1.   Surat keputusan Panglima KOT dan T–I /BB Nomor : Skep/0372/1961 tanggal  1 April 1961, KO  daerah pertempuran III dirubah menjadi Korem B.
2.   Surat keputusan Pangdam II/BB Nomor :  Skep / 0094 / 4 / 1962    tanggal   28  April  1962 Korem B dirubah menjadi Korem 22/KS.
3.   Surat keputusan Pangdam II/BB Nomor  :  Skep / 2034 / 9 / 1965  tanggal   8  September  1965 Korem 22/KS dirubah menjadi Korem 022/Kawal Samudera.
4.   Surat  keputusan Pangdam II/BB  Nomor : Skep / 10 / 1968 tanggal 1 Oktober 1968 dipindah lokasi dari Padang Sidempuan ke Sibolga, Eselonnya terdiri dari :
a.   Kodim 0207/Nias.
b.   Kodim 0208/Taput.
c.   Kodim 0209/Tapteng.
d.   Kodim 0210/Tapsel.
5.   Berdasarkan telegram Kasad Nomor : ST/333/ 1982 tanggal 10 April 1982 Korem 022/KS dirubah menjadi Korem 023/KS dengan dislokasi tetap tidak berubah.
6.   Sesuai dengan Skep Pangdam II/BB Nomor : Skep / 13 / I / 1983 tanggal 25 Januari 1985 tentang likuidasi dan perubahan daerah tanggung jawab Korem 021/DT dan Korem 023/KS serta surat Pangdam II/BB Nomor Sprin / 1210 / XII / 1984 tanggal 20 Desember 1984 tentang perubahan status Yonif 123/RW dan Yonif 125/SMB menjadi Organik Korem 023/KS, maka wilayah dan tanggung jawab serta Eselon yang berada dibawah Korem 023/KS sebagai berikut :
a.   Kodim 0205/Tanah Karo di Kabanjahe.
b.   Kodim 0206/Dairi di Sidikalang.
c.   Kodim 0210/Tapanuli Utara di Tarutung.
d.   Kodim 0211/Tapanuli Tengah di Sibolga.
e.   Kodim 0212/Tapanuli Selatan di Padang Sidimpuan.
f.    Kodim 0213/Nias di Gunung Sitoli.
g.   Yonif 123/Rajawali di Padang Sidimpuan.
h.   Yonif 125/Simbisa di Kabanjahe.
7.   Berdasarkan surat keputusan Kasad Nomor : Skep/455/VIII/1987 tanggal 12 Agustus 1987. Hari jadi Korem 023/KS ditetapkan 16 Agustus 1958.

ARTI DAN MAKNA LAMBANG KOREM 023/KS

Dwaja Korem 023/Kawal Samudera mempunyai bentuk, ukuran dan tata warna serta arti dan makna sesuai kondisi wilayah Korem 023/KS, antara lain :

Bentuk Dwaja Korem 023/KS; Terbagi atas 3 (Tiga) bagian besar :
1.   Lambang Kesatuan
a.   Bentuk ; Berbentuk Bendera Segi Empat dengan warna dasar Hijau tua yang sisinya berjumbae kuning keemas-emasan dengan seutas tali berbentuk tambang warna-warna kuning berjumbae keemasan.
b.   Ukuran Panjang 84 cm dan Lebar 57 cm dengan berjumbae.
c.   Bahan kain bludon dan lukisan bersulam :
1)   Sisi sebelah kanan dari dwaja berlukis sulaman lambang Kodam I/Bukit Barisan.
2)   Sisi sebelah kiri dari dwaja berlukis sulaman lambang Korem 023/Kawal Samudera.

2.   Standart dan Kepala Tiang.
a.   Standart Dwaja di buat dari bahan kayu jati di plitur coklat muda.
b.   Kepala Standart dibuat dari kuningan bermahkota bintang  bersudut lima yang dijunjung dengan tangan kanan.
c.   Ukuran tinggi 220 cm dan dia meter 4,3 cm.

3.   Tata Warna Dudukan Tiang Dwaja.
a.   Terbuat dari kayu jati diplitur coklat muda.
b.   Terdiri dari tiga ekor burung garuda yang berukir dan bertumpuh diatas lambang kodam I/BB serta berukir padi dan kapas.

Arti dan Makna Dwaja Korem 023/Kawal Samudera

Korem 023/Kawal Samudera di dalam pengabdiannya kepada Negara dan Bangsa selalu siaga menghadapi segala bentuk ancaman dan tantangan tugas dalam medan dan cuaca, menciptakan suasana damai dan sentosa bersama – sama masyarakat sekelilingnya serta menjunjung tinggi Pancasila, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit sebagai pedoman hidupan Keprajuritan.
 


Demo Blog NJW V2 Updated at: 04.49

0 komentar:

Poskan Komentar