Logo Korem 042 Garuda Putih

Logo Korem  042 Garuda Putih
SEJARAH KOREM 042/GARUDA PUTIH

1.Cikal  Bakal.

Korem 042/Garuda Putih berawal dari perjuangan rakyat Jambi dalam mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945. Dalam rangka mempertahankan kemerdekaan tersebut, telah dilaksanakan kegiatan penghancuran gerombolan, pemulihan keamanan, rehabilitasi serta rekontruksi daerah-daerah di Jambi dan sekitarnya.
Berdasarkan Keputusan Panglima Teritorial II/Sriwijaya Nomor : SKPT-0325/7/1959 tanggal 17 Juli 1959 telah dibentuk Resimen Inf-4/TT-II/Swj yang meliputi wilayah Jambi dan sekitarnya dengan Komandannya ditunjuk Letnan Kolonel RS. Brotohamidjaja, dan bermarkas sementara di Mess Stanvac Talang Bandung Palembang, sedangkan Staf Perwakilan di Jambi dipimpin oleh Kapten PMR Sumardi.
2.            Penentuan Hari Jadi Korem 042/Garuda Putih.
               
Berdasarkan Surat Perintah Kepala Staf Angkatan Darat Nomor : SP/1593/10/1959 tanggal 6 Oktober 1959 Resimen Inf-4/TT-II/Swj dirubah menjadi Korem Jambi TMT 10 Nopember 1959, yang selanjutnya dikuatkan dengan Surat Perintah Pangdam IV/Swj Nomor : Sprin/1204/IX/1987 tanggal 10 September 1987 tentang Hari Jadi Korem 042/Gapu pada tanggal 10 Nopember 1959.
3.            Peresmian Korem Jambi.
Pada tanggal 10 Nopember 1959 jam 10.30 bertempat di lapangan Benteng Jambi dilangsungkan Upacara Peresmian berdirinya Korem Jambi oleh Panglima TT-II/SWJ. Berdasarkan Surat Perintah Panglima TT-II/Swj No. SP-281/10/1959 tgl 12-10-1959 ditunjuk Letkol RS. Brotohamidjaja sebagai Komandan Korem Jambi Yang meliputi daerah Propinsi Jambi, Banyu Lincir DT II Musi Bayuasin, Sungai Dareh, Kota Baru dan Pulau Punjung DT II Sawah Lunto Sijunjung, Tapan Indrapura DT II Pesisir Selatan Sumbar.

Arti Lambang

Arti dan maksud :
  1. N a m a : Panji Garuda Putih
  2. Bintang (bersudut lima) melambangkan :
a. Tradisi luhur sebagai simbol “Keprajuritan Sejati” bagi A.P umumnya dan
angkatan Darat khususnya, dengan cita-cita tinggi untuk mencapai hasil guna
yang gilang guna yang gilang gemilang dalam pelaksanaan tugasnya.
b. Sumpah Prajurit.
c. Panca Prasetya Pemuda Republik Indonesia (satu bangsa : Bangsa Indonesia,
Satu Bahasa : Bahasa Indonesia, Satu Tanah Air : Tanah Air Indonesia, Satu
Bendera Pusaka Sang Merah Putih, Satu Lagu Kebangsaan : Lagu Indonesia
Raya).
d. Pribadi Bangsa Indonesia yang bersendikan dan berjiwa Pancasila yang
menjadi Dasar Negara Republik Indonesia yang harus diperjuangkan dan di
pertahankan mati-matian.
  1. Keris Siginjai : melambangkan :
a. adalah senjata pusaka – sakti alat perjuangan bangsa indonesia – umumnya
putra jambi khususnya yang sejarah gigih dengan jiwa kepahlawanan yang penuh
keberanian dan berpantang mundur dalam menghadapi / melawan musuh
masyarakat, bangsa dan negara republik indonesia.
b. Luk (kelok) sembilan melambangkan : kebaktian keris siginjai yang meliputi
jambi sembilan lurah, yang senantiasa meminta pembelaan dari para
pahlawannya dalam menghadapi musuh.
c. Hulu yang melengkung pangkalnya, melambangkan pegangan yang kokoh – kuat
dari genggaman para pahlawan dengan persatuan, keperjajaan, dan kewaspadaan
dalam menunaikan tugasnya untuk berbakti kepada negara dan bangsa indonesia.
d.Tegak lurus keatas, melambangkan kebijaksanaan dewa keadilan sebagai tuntutan
Tujuan dari cita-cita yang menjadi idaman seluruh masyarakat.
4.     Gong Sitimang Jambi Melambangkan :
a. Pimpinan Komando Kesatuan yang dapat menggema keseluruh Wilayah kekuasa
annya, yang secara mutlak dapat ditaati dan dipatuhi berdasarkan kesadaran
berbakti demi pelaksanaan sesuatu tugas suci untuk dipertanggung jawabkan
bersama.
b. Mengenangkan dan untuk melanjutkan kembali gema Komando yang pernah
diberikan oleh Pahlawan Ulung Jambi “Orang Kayo Hitam” yang pertama kali
memiliki Gong Sitimang Jambi.
c. Mempunyai suara “Komando Keramat”  yang dipatuhi oleh Pahlawan2 Jambi
dalam  menunaikan Darma Bhaktinya pada masa jajahan, yang perlu dilanjutkan
untuk menjamin bagi semua isi yang terkandung didalam wilayah kekuasannya.
5.        Garis Pancar Sembilan Lekuk Melambangkan :
a. Merupakan suatu getaran suara Gong menggema laksana Halilintar
(secara grafik dilukiskan dengan getaran Zig Zag) yang berartikan satu
Komando dari Korem Gapu Jambi sebagai kesatuan yang dapat bergerak
cepat, berkewibawaan dan tegas, yang harus ditaati oleh seluruh kesatuan
Organik dan segenap lapisan masyarakat daera Jambi demi pembinaan dan
penguasaan daerahnya.
b. Getaran suara Komando yang dipancarkan oleh Gong Sitimang Jambi
sebagai seruan merata kepada segenap Pahlawan2 diseluruh daerah Sepucuk
Jambi Sembilan Lurah supaya bangkit bersama untuk serentak mengikuti
Komando Pimpinannya.
c. Berwarna merah melambnagkan kecintaan dan keberanian dalam mem
pertahankan Hak dan melaksanakan kewajiban, walaupun menghadapi ber
bagai bentuk pengorbanan.
d. Garis Pancar Berlekuk (Zig Zag) sembilan, melambangkan, Jambi Sembilan
Lurah” : dan melambangkan kekayaan bumi yang ada terkandung didaerah
Jambi dengan bahan-bahan mineral (minyak) sebagai urat nadinya untuk
dipergunakan demi kemakmuran bersama.

6.      Kapas Dan Padi Melambangkan :
a. Sandang pangan, Keadilan – Sosial, berarti kemakmuran rakyat yang merata
yang hsrus diusahakan /diperjuangkan oleh setiap orang Bangsa Indonesia
umumnya, dan dipertahankan denagn mati-matian terutama oleh setiap warga
Tentara Nasional Indonesia (TNI) khususnya untuk menciptakan suatau masya
rakat adil dan makmur merata.
b. Butir Padi 17 dan Buah Kapas 8 ; mengingatkan kita pada detik perjuangan
permulaan revolusi yang keramat merebuti dan mempertahankan Kemerde
kaan Bangsa Indonesia yaitu yang terjadi pada tanggal 17 bulan 8 tahun 1945
dengan semangat membaja melawan dan mengusir setiap bentuk dan usaha
Penjajahan dari bumi Indonesia.
7.       Karet Atau Getah-Para : (yang menjadi latar belakang lukisan).
a. Salah satua kekayaan alam daerah Jambi yang menjadi mata pencaharian
terbesar bagi masyarakat/penduduk daerah Jambi, yang amat diperlukan
oleh bangsa dan Negara Indonesia demi kemakmuran bersma.
Arti – Warna :
1. Merah.
Artinya berani ; melambangkan keberanian menghadapi sesuatu
dengan jiwa keprajuritan dan ke-kesatriaan, demi kebenaran dan
keadilan.
2.Putih
artinya suci, melambangkan kesucian dan kejujuran dalam mewujudkan
cita-cita yang benar dalam segala hal, dengan pendirian yang tegas dan
terus terang.
3.Kuning emas
Artinya luhur jaya, melambangkan kuluhuran, kejayaan, kebesaran,
kemegahan, kepercayaan yang kuat atas kemahiran demi hasil yang
gilang-gemilang
4.Putih ke-kuningan
artinya mulia, melambangkan rasa mulia atas tugas yang dibebankan
dan dipertanggung jawabkan.
5.Hitam
Artinya pasti/tenang/sempurna, melambangkan ketetapan hati yang tak
dapat berubah dan tidak dapat ditawar lagi sebagai sifat-sifat pejuang
yang berkemauan teguh tak dapat dibelok-belokkan oleh tipu daya
berbentuk apapun.
6.hijau
Artinya kesuburan, keadilan dan harapan, melambangkan :
a.Kesuburan bumi indonesia dimana anggota angkatan darat bergerak
b.Keadilan yang harus dipertahankan oleh setiap warga negara
Indonesia, setiap prajurit
c. Harapan yang tetap menjala dan tak kenal putus asa dalam mencapai cita-cita yang luhur.

Previous
Next Post »
0 Komentar