Logo Kodam Tanjung Pura

Logo Kodam Tanjung Pura
 
1.     Bentuk     Sesuai Keputusan Kasad Nomor: Kep/208/VI/ 2010  tanggal 22 Juni 2010 tentang Perubahan Badge dan Lokasi Kodam VI/ Tanjungpura Menjadi Kodam VI/ Mulawarman serta Pengesahan Penggunaan Badge dan Lokasi Kodam XII/ Tanjungpura. Bentuk, ukuran, gambar, tata warna badge dan lokasi seperti keterangan di bawah ini:
a. Ukuran  : 6 CM x 7 CM.
b. Lis         : warna merah.
c. Tulisan Tanjungpura : warna merah, dasar kuning.
d. Pulau Kalimantan  : warna hijau dan putih.
e. Garis khatulistiwa  : warna putih.
f.  Bintang sudut 5 di pulau Kalimantan      : warna kuning.
g. Tombak          : warna putuh, gagang warna hitam.
h. Mandau          : warna putih, gagang dan jubai warna hitam.

i.  Dasar badge : warna biru laut.
2.   Arti Lambang Kodam XII/Tpr
a. Arti Bentuk: Lambang berbentuk sebuah perisai/ tameng, tanda pertahanan  pribadi, keprajuritan dan pertahanan  perlawanan terhadap setiap lawan.
b. Warna : Biru laut, hijau, kuning, merah, hitam, putih, keseluruhannya mengandung arti bersatu padu untuk membina pertahanan wilayah dan siap sedia untuk mempertahankan Negara dan Bangsa.
c.  Lukisan: Di atas perisai/ tameng terdapat lukisan-lukisan yaitu:
1) Pulau Kalimantan yang mengandung arti kesatuan pertahanan yang bulat dan utuh. Pertahanan pulau yang subur, masih perlu dipelihara dan dibangun.
2) Garis Khatulistiwa berwarna putih memotong tengah pulau Kalimantan, melambangkan letak geografis dan strategis pulau Kalimantan.
3) Bintang bersudut lima adalah lambang Angkatan Darat yang terpancang di titik tempat kedudukan Ibu Kota Provinsi Kalbar, pusat pemerintahan daerah.
4) Tombak dan mandau adalah senjata asli masyarakat pedalaman daerah Kalimantan yang menunjukkan kepercayaan terhadap diri sendiri, untuk bertahan dan menghadapi serangan lawan, baik dari luar maupun dari dalam. Silang tombak dan mandau melambangkan persatuan menghadapi musuh dalam keadaan apapun.
 
Kodam XII/Tanjungpura merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Kodam ini merupakan hasil likuidasi dari Kodam VI/Mulawarman, yang pada tanggal 28 Juni 2010 dipecah secara resmi oleh KASAD Jenderal TNI George Toisutta menjadi 2 Kodam yaitu Kodam VI/Mulawarman dan Kodam XII/Tanjungpura[1][2]. Pangdam XXI/Tanjungpura yang terakhir menjabat adalah E. HUDAWI LUBIS
Sejarah

1. Rintisan Organisasi TNI di Kalbar berawal dari Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 yang disambut oleh para pejuang Kalbar sejak September 1945 s.d 1949 sudah membentuk wadah perjuangan :

a. penyonsong Republik Indonesia pimpinan dr RM. Soedarso. b. Pejuang Kalimantan di Ketapang pimpinan Rahadi Usman, S.M Maswar, Hasan Basri dll c. Bangsa Indonesia Sambas pimpinan Haji Siraj Saad. d. Divisi IV Ketapang pimpinan Letkol Zakaria e Ketapang pimpinan Husein Hamzah, Firmansyah f. Pemberontak Indonesia Kalimantan Barat pimpinan Ali Anyang dkk g. Kunci Waja di Pontianak pimpinan Syarif Alwi h. Organisasi Pemberontah Merah Putih di Ngabang pimpinan Djalaludin, Nawawi Hasan dll. i. Mandau Talabang di Nanga Pinoh pimpinan Markasan dll. j. Rakyat Merdeka pimpian Gusti Mohamad Saleh, Bardan Nadi dll 2. Dari 10 organisasi perjuangan tersebut merupakan wadah kekuatan TNI di Kalbar sampai dengan diresmikannya pada 2 Februari 1950 dengan nama Sub Territorium I Kalimantan Barat (STMI Kalbar) yang berkedudukan di Pontianak di bawah pimpinan Mayor Firmansyah, selanjutnya mengalami perubahan menjadi Brigade “A“ Sub Territorium I Kalbar, berubah lagi menjadi Brigade “G“Sub Territorium I Kalbar, kemudian menjadi Resimen Infanteri 20 Territorium VI /Tpr. 3. Berdasarkan Keputusan Kasad Nomor KPTS-185/7/1958 tanggal 17 Juli 1958 Resimen Infanteri 20 Territorium VI/Tanjungpura berubah menjadi Kodam Kalimantan Barat dengan panglima pertama Letkol inf Soeharto. 4. Pada tanggal 12 Desember 1960 Komando Daerah Militer Kalimantan Barat dirubah menjadi Komando Daerah Militer XII /Tanjungpura. 5. Kebijakan TNI AD Berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor: Skep/11/XII/1984 tanggal 19 Desember 1984 dalam rangka perampingan organisasi Angkatan Darat, maka Kodam XII/Tpr dilikwidasi menjadi Korem 121/Alambhana Wanawai yang berkedudukan di Pontianak di bawah Kodam VI/Tpr di Kaltim, dimana wilayah Kalbar di bawah kendali Korem 121/Abw selama 25 tahun mulai tahun 1985 s.d 2010. 6. Pada 2 Juli 2010 Pengukuhan Kodam XII/Tpr oleh Kasad Jenderal TNI George Toisutta berdasarkan Peraturan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor: Perskasad/17/V/2010 tanggal 27 Mei 2010 tentang Pembentukan Kodam XII/ Tanjungpura.

0 Response to "Logo Kodam Tanjung Pura"

Poskan Komentar