Logo PUSDIKSUS Komando Pendidikan Operasi Laut

Logo Pusat Pendidikan Khusus  Komando Pendidikan Operasi Laut
Request Logo By Novi Alim Murdani
Waisai, tutorial-sorong.blogspot.com - Pusat Pendidikan Khusus Komando Pendidikan Operasi Laut (Pusdiksus Kodikopsla) atau Pendidikan Brevet TNI AL adalah lembaga pendidikan kedinasan militer yang berada dibawah kendali Komando Pendidikan Operasi Laut Kobangdikal. yang meliputi pendidikan :
  • Sekolah Pasukan Katak
  • Sekolah Selam
  • Sekolah Calon Awak Kapal Selam
  • Sekolah Penerbangan TNI Angkatan Laut (Kejuruan Listrik Pesawat Udara, Kejuruan Mesin Pesawat Udara)
  • Pendidikan Intai Amfibi.
Pusdiksus bertugas membantu Dankodikopsla Kobangdikal dalam menyelenggarakan pendidikan pengembangan Spesialisasi/Kejuruan/Brevet Kapal Selam, Brevet Penerbangan, Brevet Selam dan Brevet Pasukan Katak, serta pendidikan penanggulangan teror aspek laut (PTAL) bagi Perwira, Bintara dan Tamtama, serta pengkajian profesi lingkup Pusdiksus termasuk sarana dan prasarana pendukung.
DEMONSTRASI STABO AKHIRI LATTEK SISWA DIKKOPASKA KOBANGDIKAL ( kobangdikal.tnial.mil.id)
artikel dikutip dari Wikipedia

Download Lambang / Logo Detasemen Matra 1 dan 2 Paskhas


MOTO DETASEMEN MATRA 2 PASKHAS
 FOKUS, DISIPLIN, SEMANGAT

FOKUS         :  Bahwa tugas yang di emban oleh prajurit nagapasa senantiasa bersinggungan dengan maut sehingga dituntut keseriusan dalam setiap pelaksanaan tugasnya.


DISIPLIN     :  Setiap prajurit Nagapasa harus selalu disiplin dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan Standart Operational Prosedur yang ada.

SEMANGAT:  Setiap penugasan dan pengabdian prajurit Nagapasa harus senantiasa dilandasi keihlasan dan semangat demi membela Tanah Air.

Inilah Logo Baru Kota Pekalongan di tahun 2015

Mulai Januari tahun 2015, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan menggunakan logo daerah baru dan menanggalkan logo daerah lama. Logo daerah yang baru tersebut diharapkan membawa semangat baru bagi jajaran pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Pekalongan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Mulai 1 Januari, Pemkot Pekalongan mulai menggunakan simbol baru,” terang Walikota M Basyir Ahmad saat Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Struktural Eselon III dan IV, di lingkungan Pemkot Pekalongan, di Ruang Amarta Setda, Jumat (2/1). dijelaskan dia, logo Pemkot Pekalongan sudah tigal kali diubah sejak zaman penjajahan. Logo daerah itu terakhir diubah pada 15 Desember 1958. Logo daerah yang lama, yang terdiri atas canting, motif batik jlamprang, laut berisi tiga ikan dan benteng, dinilai terlalu kaku (tidak luwes) dan tidak sesuai kondisi Kota Pekalongan saat ini.
Menurut dia, pada logo daerah yang baru mencakup tiga unsur penting, yakni canting, ikan dan orang bekerja. Simbol ikan melambangkan salah satu potensi sumber daya alam yang dimiliki Kota Pekalongan. Sedangkan simbol orang yang sedang bekerja melambangkan semangat kerja masyarakat yang tinggi, berjuang tiada henti dalam menghadapi tantangan dan meraih cita-cita.
“Dengan simbol baru ini, kita akan melakukan pendekatan pelayanan kepada masyarakat, bukan kekuasaan. Logo baru ini menjadi simbol pelayanan. Sedangkan pada logo daerah yang lama ada gambar benteng yang menyimbolkan kekuasaan,” paparnya sembari memperlihatkan logo baru itu kepada pejabat yang dilantik dan tamu undangan yang hadir pada acara tersebut.
Perkenalkan Logo
Disamping logo baru itu terdapat tulisan “city of crafts and folk art” Kota Pekalongan. Pada kesempatan itu, ia juga mulai memperkenalkan logo UNESCO yang akan disandingkan dengan logo Pemkot Pekalongan. Setelah ditetapkan sebagai Kota Kreatif UNESCO kategori kota kerajinan dan kesenian rakyat (craft and folk art) pada 1 Desember 2014, Pemkot Pekalongan berhak mencantumkan logo UNESCO disamping logo Pemkot Pekalongan. Secara khusus ia meminta kepada jajaran di Dinas Pendidikan untuk menyosialisasikan logo baru tersebut.
Ia menambahkan, perubahan logo daerah tersebut sudah dipikirkan selama lima tahun. “Jadi perubahan logo daerah ini tidak keputusan emosional, tapi dipikir betul-betul selama lima tahun,” ucapnya. Perubahan lambang daerah mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) No 77 tahun 2007 tentang Lambang Daerah. Berdasarkan pasal 9 ayat 1 PP tersebut, logo daerah dapat digunakan pada bangunan resmi pemerintah daerah, gapura, tanda batas antarprovinsi, kabupaten dan kota. Selain itu, kop surat, stempel satuan kerja perangkat daerah, kantor kecamatan atau nama lainnya dan kantor kelurahan/desa atau nama lainnya, serta sebagai lencana atau gambar dan atau kelengkapan busana. (K30-49)
 
(SUMBER : SUARA MERDEKA, 05-01-2015)

Logo Batalyon Infanteri ( Yonif 141) AYJP - Aneka Yudha Jaya Prakosa

Request Logo by Novi Alim Murdani
Yonif 141/Aneka Yudha Jaya Prakosa bermarkas di Jalan Lintas Barat Sumatera, Muaraenim. Yonif 141/AYJP didirikan 22 Februari 1954.
Aneka Yudha Jaya Perkasa berarti "Selalu Jaya Dalam Setiap Pertempuran"
Yonif mempunyai luas lahan 27 hektare. Layaknya sebuah komplek militer, Yonif 141 ini memiliki fasilitas olahraga untuk bermain voli, tenis dan aula. Rumah prajurit di dalam komplek ini sebanyak 169 buah. Pada tahun 1999 statusnya berubah dari Yonif Pemukul Kodam II/Sriwijaya menjadi yonif di bawah kendali Korem 044/Garuda Dempo, Palembang.
Susunan Organisasi Yonif 141/AYJP pada tahun 2009 sbb :
  1. Danyon : Letkol Inf Ida Idewa Agung Hadisaputra (Akmil 1992)
  2. Wadanyon : Mayor Inf Iman Firmansyah (Akmil 1997)
  3. Pasi-1/Lidik : Kapten Inf M. Zainuri (Pamorama 9)
  4. Pasi-2/Ops : Lettu Inf Hery Mujiono (Akmil 2005)
  5. Pasi-3/Pers : Lettu Inf Yunaidi (Panorama 8)
  6. Pasi-4/Log : Kapten Inf Jadi (Akmil 2000)
  7. Pa Bintal : Kapten Inf Heru Winardi (Sepa PK 1998)
  8. Dankipan A : Lettu Inf Aldin Hadi (Akmil 2002)
  9. Dankipan B : Lettu Inf Amin M.Said (Akmil 2002)
  10. Dankipan C : Kapten Inf Jadi (Akmil 2000)
  11. Dankibant : Lettu Inf Agus Cahyono (Panorama 14)
  12. Dankima : Kapten Inf Ahmad Apriandi (Sepa Pk 1999)
  13. Ka Primkopad : Lettu Inf Agus Cahyono (Panorama 14)
Kedudukan Kompi-kompi pasca kendali Korem 044/Gapo sbb (tahun 2004) :
  1. Kipan A di Km. 4,5 Palembang (Kapten Inf Rajin Purba - Sepa PK 1998).
  2. Kipan B di Sungailiat P. Bangka Provinsi Babel (Kapten Inf Choiril Anwar - Akmil 1997) .
  3. Kipan C di Muara Enim (Kapten Inf Gambuh Sri Karyanto - Sepa PK 1998).
  4. Kiban di Lubuk Linggau (Kapten Inf Budi Rahmawan - Akmil 1997).
Batalyon ini cukup handal dan berbasis dari Batalyon PMK maka personelnya cukup mampu disesajarkan dengan Batalyon berkualitas di jajaran TNI AD.
Artikel dikutip dari Wikipedia

Logo Batalyon Infanteri ( Yonif ) 143 TWEJ - Tri Wira Eka Jaya - Natar Lampung Selatan

Request Logo by Novi Alim Murdani
Batalyon Infanteri 143/Tri Wira Eka Jaya atau Yonif 143/TWEJ merupakan Batalyon Infanteri yang berada dibawah komando Korem 043, Kodam II/Sriwijaya. Batalyon ini dibentuk pada 16 April 1958. Markas Batalyon berkedudukan di Natar, Kabupaten Lampung Selatan, dengan Kompi Senapan A berada di Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Kompi Senapan B berada di Cimeng Bandar Lampung, sedangkan Kompi Senapan C berada di Candimas, Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara.
Untuk Melihat daftar logo berdasarkan kategori atau sub kategori tertentu silahkan pada daftar di bawah :
  1. Kumpulan Logo/Lambang Militer Indonesia
  2. Logo/Lambang Korem Seluruh Indonesia
  3. Kumpulan Logo Kepolisian Republik Indonesia ( Polri )
  4. Kumpulan Logo Muhammadiyah
  5. Logo Bank Seluruh Indonesia
  6. Logo Polda Seluruh Indonesia
  7. Logo Kota di Seluruh Indonesia
  8. Logo Kabupaten Seluruh Indonesia
  9. Logo/Lambang Provinsi Seluruh Indonesia
  10. Logo Batalyon Infanteri (Yonif) Seluruh Indonesia
  11. Kumpulan Logo Badan Usaha Milik Negera (BUMN)
  12. Kumpulan Logo Asuransi di Indonesia
  13. Logo Politeknik Seluruh Indonesia
  14. Logo Universitas Seluruh Indonesia
  15. Logo Partai Politik Indonesia
  16. Kumpulan Logo Perusahaan
  17. Kumpulan Logo Baru Indonesia
  18. Kumpulan Logo Lama Indonesia
  19. Logo Kodam Seluruh Indonesia